Udara Berstatus Sedang, H. Asmadi: PTM Singkawang Dimulai 16 September 2026

 

Corongkasus.com ~ Singkawang, Kalimantan Barat — Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menetapkan pembelajaran tatap muka (PTM) penuh kembali dilaksanakan mulai Rabu, 16 September 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah memperhatikan kondisi kualitas udara Kota Singkawang. Berdasarkan informasi dari Dinas Lingkungan Hidup, ISPU Kota Singkawang pada 15 September 2026 berada pada level 71, yang berada pada kategori sedang.

Hal tersebut juga menjadi salah satu dasar diterbitkannya Surat Edaran Disdikbud Kota Singkawang Nomor 400.3.5.1/1631/PDAS.02/2026 tertanggal 15 September 2026.

Dalam surat edaran tersebut, PTM penuh diberlakukan bagi satuan pendidikan PAUD, SD/MI sederajat, SMP/MTs sederajat, PKBM dan lembaga kursus mulai 16 September 2026.

Durasi satu jam pelajaran SD ditetapkan 30 menit, sedangkan SMP 35 menit. Kegiatan upacara, olahraga, korikuler dan ekstrakurikuler yang dilaksanakan di luar ruangan untuk sementara ditiadakan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, H. Asmadi, S.Pd., M.Si., dalam wawancara eksklusif menyampaikan bahwa keputusan PTM kembali diberlakukan dengan mempertimbangkan kondisi kualitas udara terkini.

“Hasil indeks pencemaran udara pada hari ini, 15 September 2026, berada pada titik 71, posisinya sedang. Maka besok, tanggal 16 September 2026, di Kota Singkawang telah dimulai pelaksanaan pembelajaran tatap muka sesuai dengan surat edaran kami yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang,” ujar H. Asmadi.

Meski PTM kembali diberlakukan, pihak sekolah, guru dan siswa tetap diminta menerapkan protokol kesehatan. Siswa dan guru diwajibkan menggunakan masker serta membawa air minum. Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di dalam ruangan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

Disdikbud juga menegaskan bahwa kebijakan PTM tersebut bersifat tentatif. Apabila kualitas udara kembali memburuk berdasarkan laporan resmi Dinas Lingkungan Hidup, pembelajaran dapat kembali dilaksanakan melalui metode belajar dari rumah.

Pewarta : Ferry S