Singkawang Tuan Rumah APEKSI 2026, Aliansi LSM Perintis: Dongkrak Ekonomi, Promosi, dan Studi Banding Hemat Anggaran

 

Corongkasus.com ~ Singkawang, Kalimantan Barat– Kota Singkawang menjadi tuan rumah Rembuk Sektor Kebudayaan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 yang berlangsung pada 15–17 Oktober 2026.

Koordinator Aliansi LSM Perintis Kota Singkawang, Em Abdurrahman, mengatakan bahwa menjadi tuan rumah kegiatan ini memberikan keuntungan nyata bagi Singkawang, baik di bidang ekonomi, promosi, maupun tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, ada sejumlah keuntungan utama yang dapat dirasakan, yaitu:

Peningkatan ekonomi daerah. Kedatangan delegasi dari 98 daerah, mulai dari wali kota, pejabat, hingga pendamping, memicu perputaran uang yang besar.

Okupansi penginapan dan transportasi.

Kamar hotel, guest house, hingga layanan transportasi lokal mengalami peningkatan pesat bahkan penuh terisi.

Geliat UMKM dan produk lokal. Pelaku UMKM mendapat pasar yang luas karena kegiatan APEKSI berlangsung beriringan dengan rangkaian peringatan HUT ke-25 Pemerintah Kota Singkawang serta Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2026.

Promosi daerah dan pariwisata. Kegiatan ini menjadi etalase untuk memperkenalkan potensi budaya, pariwisata, kuliner, dan keunggulan Singkawang kepada para pemimpin kota di seluruh Indonesia.

Peluang investasi dan kerja sama bisnis.

Kegiatan ini membuka pintu relasi dan kolaborasi antardaerah, serta peluang investasi yang berdampak panjang bagi pembangunan daerah.

“Selain itu tentunya masih banyak multiplier effect dari diselenggarakannya Rembuk Sektor Kebudayaan APEKSI di Kota Singkawang,” ujarnya.

Em Abdurrahman menjelaskan, dengan keanggotaan resmi APEKSI yang mencapai 98 daerah, tidak mudah bagi setiap anggota untuk menjadi tuan rumah. Untuk mendapat giliran kembali pun diperlukan jeda waktu yang sangat panjang. Karena itu, ia berharap momentum berkumpulnya para kepala daerah di Singkawang dapat dimaksimalkan oleh pemerintah dan DPRD Kota Singkawang.

“Bagi pemerintah dan DPRD, kalau bisa memaksimalkan momentum berkumpulnya 98 kepala daerah di Kota Singkawang saat ini dengan membangun komunikasi lintas daerah, maka momentum APEKSI ini akan menjadi model studi banding yang murah dan efektif. Kita tidak perlu mengeluarkan anggaran perjalanan dinas yang besar untuk studi banding ke daerah asal mereka. Ini sangat selaras dengan kebijakan efisiensi anggaran yang selalu digaungkan saat ini,” pungkasnya.

 

Sumber : Koordinator LSM Fatwa Langit – Em Abdurrahman

Pewarta : Ferry S