Timbulkan Kebisingan, kapolsek Nanga Tayap Tertibkan Pengendara Berknalpot Racing

KETAPANG, – Kepolisian Sektor (Polsek) Nanga Tayap menggelar razia terhadap sejumlah remaja yang menggunakan knalpot motor Kapolres Nanga Tayap tertib kan motor Berknalpot Racing racing, Sabtu (18/11) malam. Para remaja yang mayoritas pelajar tersebut diberi sanksi push up dan mengganti knalpot ke standart.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Nanga Tayap, IPDA Shandy C Sulu S.H.,M.H. , menjelaskan bahwa penertiban kendaraan yang menggunakan knalpot racing dilakukan lantaran melanggar aturan berkendaraan juga menimbulkan kebisingan terhadap pengguna jalan maupun warga sekitarnya.

“Ini rutin kita lakukan demi keamanan, ketertiban dan kenyamanan dalam berkendaraan di jalan raya. Dan ini sudah sering kita sosialisasikan bahwa berkendaraanlah sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Shandy melanjutkan, kalau dari razia tersebut pihaknya berhasil mengamankan 24 kendaraan sepeda motor yang menggunakan knalpot racing dan pengendara sepeda motor diberikan sanksi tegas.
“Sanksi anak-anak diberikan hukuman Push up dan kendaraan yang memakai Knalpot Racing diminta untuk mengganti knalpotnya dengan yang asli di polsek dengan membawa surat-surat kendaraan apabila sudah lengkap motor langsung dikembalikan dengan sebuah pernyataan tidak akan mengulangi kembali,” tegasnya.
baca juga:https://corongkasus.com/jaga-imunitas-tetap-terjaga-brimob-kalbar-olahraga-lari-pagi/
Shandy berharap kerjasama antara masyarakat dengan pihak keamanan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan demi keselamatan anak-anak muda sebagai penerus masa depan.
Sementara itu, Kepala Desa Nanga Tayap , Hapit Faturahman memberikan apresiasi dan dukungan atas tindakan yang dilakukan oleh jajaran Polsek Nanga Tayap dalam penertiban kendaraan yang dinilai melanggar aturan.
“Pada prinsipnya kami mendukung Kapolsek Nanga Tayap dan jajarannya dalam penertiban lalu lintas atas sikap ugal-ugalan anak muda yang menggunakan knalpot racing karena masyarakat lain terganggu akibat suara yang ditimbulkan membuat rasa tidak nyaman, bahkan suara tersebut bisa memacu adrenalin pemakai motor yang dapat menarik gas sehingga akan merangsang untuk balapan dikawatirkan akan mencelakai pengguna jalan lainnya apabila mereka tidak bisa mengendalikannya,”
Red/sup.






