Konsolidasi Bala Adat Dayak Kubu Raya: Penyegaran Organisasi dan Pemantapan Peran di Pekan Gawai Dayak ke-40

CK.COM.Kubu Raya, Jumat, 30 April 2026. Pengurus Ormas Bala Adat Dayak se-Kabupaten Kubu Raya menggelar koordinasi dan konsolidasi di Posko Bala Adat Dayak, Jalan Trans Desa Durian, pukul 04.30 WIB hingga selesai. Agenda utama: penyegaran organisasi dan persiapan partisipasi pada Pekan Gawai Dayak ke-40 Tingkat Kalimantan Barat.

Pertemuan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Bala Adat Dayak, Ulianus,S.Pd. Hadir dalam forum tersebut pengurus tingkat provinsi Yakni H.Didi,S.Pd., pengurus tingkat kabupaten,Dan pengurus PAC Kecamatan Se-Kabupaten Kubu Raya yang mewakili seluruh ketua Bala Adat Dayak di wilayahnya.Masing Masing

Menjaga Warisan, Memperkuat Struktur

Dalam sambutannya, Ulianus menegaskan bahwa konsolidasi ini merupakan wujud kesadaran kolektif untuk memelihara kelangsungan organisasi yang dibangun atas pengorbanan dan semangat persatuan para pendahulu.“Kita dituntut bekerja sama dengan penuh tanggung jawab dan menjaga nama baik organisasi dalam setiap langkah,” tegasnya.

Forum juga merefleksikan sejarah kelahiran organisasi. Bala Adat Dayak didirikan tahun 1992 atas gagasan Cornelius Kimha, Selaku Panglima Tertinggi Bala Adat Dayak Pengalanggok Palasar Palayak Bersama tujuh tokoh masyarakat dan pemuka adat. Tujuannya: memelihara, melestarikan, dan memperkuat nilai-nilai budaya serta kearifan lokal masyarakat Dayak. Sejak berdiri, organisasi ini diposisikan sebagai pendukung utama, pendamping setia, sekaligus pengawal pelaksanaan tugas adat Dewan Adat Dayak (DAD) di setiap wilayah kerja — kerap disebut sebagai sayap dan penegak keberadaan DAD.

Hasil Konsolidasi: Penyegaran dan Pemantapan Peran

1. Penyegaran Kepengurusan dan Keanggotaan

Disepakati pembaruan struktur kepengurusan serta penyempurnaan data keanggotaan secara menyeluruh. Langkah ini diambil agar organisasi dipimpin oleh kader yang kompeten dan memiliki basis anggota yang kokoh. Tujuannya memastikan Bala Adat Dayak tetap eksis dan optimal menjalankan fungsi sosial-adatnya.

2. Persiapan Pekan Gawai Dayak ke-40*

Forum menyepakati pendataan ulang keanggotaan dan pembentukan kepanitiaan khusus. Bala Adat Dayak berkomitmen terlibat penuh dalam rangkaian Pekan Gawai Dayak ke-40 Tingkat Kalbar dengan kontribusi sebagai berikut:

Pelestarian Budaya Menampilkan pertunjukan dan pameran kekayaan budaya sebagai wujud pewarisan nilai leluhur.

Partisipasi Lomba Mengikuti berbagai kompetisi, meliputi lomba menumbuk padi, permainan tradisional pangka  gasing, lomba menyumpit menyanyi, lomba menangkap babi, pertandingan pencak silat, hingga lomba melukis.

Seluruh peserta konsolidasi menyatakan komitmen bekerja sama demi kelancaran, kemeriahan, dan kesuksesan Pekan Gawai Dayak ke-40.

/Ulianus CK/