HMI Komisariat TARBIYAH Cabang Pontianak Pacu Kembali Semangat Anggota

HMI Komisariat TARBIYAH Cabang Pontianak Pacu Kembali Semangat Anggota

Pontianak – Kamis sore (2/11/2023) Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Tarbiyah Cabang Pontianak menggelar kegiatan diskusi di halaman masjid Abdur Rani IAIN Pontianak selasar masjid di Jl. WR Suprapto.

Baca juga:https://corongkasus.com/dalam-rangka-hut-tni-ke-78-pos-gabma-aruk-satgas-pamtas-ri-malaysia-yonarmed-16-tk-adakan-sunatan-gratis/

Kegiatan ini merupakan program kerja dari bidang PTKP HMI Komisariat Tarbiyah Cabang Pontianak yang disampaikan oleh dua orang pemantik, yaitu Kanda Ade Saputra dan kanda Ahmad Andika. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus dan anggota HMI Komisariat Tarbiyah Cabang Pontianak yang berjumlah Kurang lebih 28 orang.

Ade Saputra selaku pemantik menyampaikan urgensi dari kegiatan ini ialah untuk menumbuhkan kembali semangat berdiskusi kawan-kawan anggota HMI Komisariat Tarbiyah. ” Saya duduk di sini bukan selayaknya ingin menggurui, namun saya ingin menjadi teman berdiskusi kawan-kawan semuanya di sini.” Jelas Ade Saputra Ahmad Andika menyampaikan bahwa momentum ini lah menjadikan wadah untuk berproses

“Seringkali saya dengar dari kawan-kawan sekalian yang mengatakan bahwa alasan ingin bergabung di dalam HMI Komisariat Tarbiyah Cabang Pontianak ingin pandai dan pintar dalam public speaking. Maka dari itu, manfaatkanlah momentum ini untuk kawan-kawan jadikan sebagai wadah untuk berproses dan mencapai tujuan itu,” Jelas Ahmad Andika selaku pemantik.

Baca juga:https://corongkasus.com/dalam-rangka-hut-tni-ke-78-pos-gabma-aruk-satgas-pamtas-ri-malaysia-yonarmed-16-tk-adakan-sunatan-gratis/

Ade Saputra berharap agar segitiga intelektual pada diri mahasiswa khususnya kader HMI Komisariat Tarbiyah Cabang Pontianak dapat berkembang. Baik melalui melatih diskusi dan dua aspek lainnya yaitu membaca serta menulis. “Kebiasaan yang telah lama pudar pada diri kader HMI saat ini ialah membaca dan menulis. Saya berharap agar kebiasaan ini dapat dimunculkan kembali dan terus-menerus diasah.”

Diakhir Ahmad Andika juga berpesan, “Kunci utama ketika berproses di HMI ialah menjaga hati agar tidak mudah baperan. Setiap dinamika yang telah kalian hadapi maupun yang akan kalian hadapi merupakan bagian dari proses berhimpun. Jika kalian tidak mudah baper, maka niscaya kalian akan terus tumbuh menjadi lebih baik lagi,” tutupnya.

Penulis Kader HMI Komisariat Tarbiyah.

Red:supli.