Pontianak, Polda Kalbar – Praktik perjudian online atau judi online (judol) masih menjadi perhatian karena dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi masyarakat, mulai dari kerugian finansial, permasalahan keluarga, hingga potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Rabu (21/10/2026).
Kemudahan akses melalui telepon seluler dan jaringan internet membuat perjudian online dapat menjangkau berbagai kalangan. Iming-iming keuntungan dalam waktu singkat kerap membuat masyarakat tergiur untuk mencoba, sehingga berisiko terjebak dalam kebiasaan berjudi yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.
Dalam upaya mencegah dan memberantas praktik perjudian online, Polda Kalimantan Barat melakukan langkah-langkah pencegahan dan penegakan hukum sesuai dengan kewenangan serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Upaya tersebut mencakup pemantauan aktivitas di ruang siber, penelusuran informasi, serta pengumpulan bukti terhadap dugaan tindak pidana perjudian online guna mendukung proses penegakan hukum.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., dalam pernyataan yang perlu dikonfirmasi sebelum dipublikasikan, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan perjudian online.
“Polda Kalbar berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk perjudian yang melanggar hukum. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas judi online karena dapat menimbulkan kerugian ekonomi, merusak kehidupan keluarga, serta berdampak terhadap lingkungan sosial. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Masyarakat yang mengetahui atau menemukan dugaan aktivitas perjudian online diimbau untuk melaporkannya melalui saluran resmi kepolisian, termasuk Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis. Informasi yang disampaikan hendaknya benar dan dapat dipertanggungjawabkan agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Dengan kepedulian dan kerja sama semua pihak, polisi bersama masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan judi online. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya perjudian online, melindungi ketahanan ekonomi keluarga, serta mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, produktif, dan kondusif di wilayah Kalimantan Barat.






