CK.COM.LANDAK, – Kalbar 4,September 2026 Keterisolasian masih menjadi persoalan struktural bagi masyarakat di wilayah pedalaman Kalimantan Barat. Kondisi ini kembali disorot Pemerintah Desa Air Besar Serimbu, Kecamatan Air Besar Serimbu, Kabupaten Landak, melalui pengajuan proposal resmi bernomor 140/203/PEM-DS/2026 kepada Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan.
Proposal tersebut berisi permohonan bantuan pembangunan jalan beton sepanjang 5 kilometer dengan lebar 4 meter yang menghubungkan Dusun Serimbu – Saham – hingga Dusun Engkangin.
Akses Jalan: Dari Kebutuhan Dasar ke Penentu Kualitas Hidup
Dalam naskah proposal, pemerintah desa menegaskan bahwa jalan bukan sekadar infrastruktur fisik. Jalan adalah penentu kelancaran rantai ekonomi, keberlangsungan pendidikan, dan kecepatan layanan kesehatan.
Saat ini ruas Serimbu–Saham–Engkangin masih berupa jalan tanah dan kerikil. Pada musim hujan, jalan berubah menjadi lumpur yang menghambat distribusi hasil pertanian. Pada musim kemarau, debu dan kerusakan permukaan membuat biaya transportasi membengkak.
“Konsekuensinya sistemik. Petani kesulitan menjual hasil ke pasar, anak sekolah menempuh risiko saat berangkat, dan pasien darurat sering terlambat ditangani karena kendaraan tidak bisa melintas,” tulis proposal tersebut.
Rekomendasi Resmi dan Komitmen Politik
Pengajuan ini bukan inisiatif sepihak. Proposal telah mengantongi rekomendasi dari Camat Air Besar Serimbu, Yulianus Dedi, S.H., dan Kepala Desa Air Besar Serimbu, Suharno.
Poin krusialnya: pada kunjungan kerja ke Kampung Engkangin, Gubernur Ria Norsan disebut telah menerima aspirasi warga dan berjanji merealisasikan pembangunan jalan beton di ruas tersebut. Janji politik ini kini diuji melalui mekanisme pengajuan formal.
Tujuan: Mengurai Keterpencilan, Mendorong Kemandirian
Pemerintah desa merumuskan 4 tujuan utama:
1. *Konektivitas*: Menghubungkan 3 dusun sebagai satu kesatuan wilayah ekonomi
2. *Ekonomi*: Memperlancar arus barang dan jasa sehingga harga komoditas lebih stabil
3. *Sosial*: Mempermudah akses ke sekolah dan puskesmas
4. *Kesejahteraan*: Menaikkan taraf hidup masyarakat melalui pengurangan biaya logistik
Secara teknis, proyek diusulkan dengan konstruksi rabat beton, bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2026.
Catatan Kritis
Pembangunan infrastruktur di daerah perbatasan dan pedalaman seperti Landak kerap menghadapi 3 tantangan: keterbatasan anggaran, pengawasan pelaksanaan, dan keberlanjutan pemeliharaan.
Karena itu, dalam proposal, Pemerintah Desa Air Besar Serimbu menyatakan kesiapan untuk “mengawal pelaksanaan agar berjalan lancar, transparan, dan akuntabel.” Ini menjadi prasyarat agar bantuan tidak berhenti pada seremoni peletakan batu pertama.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Bina Marga Provinsi Kalimantan Barat belum memberikan keterangan resmi terkait tindak lanjut proposal tersebut.
Tentang Desa Air Besar Serimbu
Desa Air Besar Serimbu terletak di Kecamatan Air Besar Serimbu, Kabupaten Landak. Mayoritas penduduknya menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perkebunan. Akses jalan yang layak menjadi tuntutan utama untuk memutus rantai kemiskinan struktural di kawasan tersebut.
/Ulianus Ck/






