LSM G2 : Ada Apa Dengan Proyek Embung Akad Wang Ho Pajintan Singkawang Timur ?

Singkawang, Kalbar – LSM G2 : Ada Apa Dengan Proyek Embung Akad Wang Ho // Berdasarkan pantauan Tim investivigasi LSM G2/GeliGersang singkawang beserta media dilokasi Embung Akad Wang Ho Pajintan Kelurahan Pajintan, direncanakan akan menjadi lokasi tempat pariwisata.

Pada tanggal 20 April Tahun 2017 Wali Kota Singkawang, H. Awang Ishak telah meresmikannya.

LSM G2 : Ada Apa

Terpantau pula, alat pendukung sarana dan prasarana di area Embung Akad Wang Ho Pajintan, sudah tidak terurus dan ada sebagian hilang dicuri oleh tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab.

Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap proyek pemerintah ini, mengingat dana anggaran yang dikucurkan cukup fantastis mencapai puluhan miliar. Namun hingga saat ini masyarakat tidak merasakan manfaat dari Embung tersebut.

“Embung Akad Wang Ho Pajintan, yang seharusnya menjadi solusi tempat wisata bagi warga Kota Singkawang, umumnya bagi warga Kalbar, kini terkesan mangkrak alias tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Parahnya lagi, tidak jauh dari area Embung Pajintan marak diduga penambangan PETI,”, Jum’at (12/01/24).

Ketua LSM G2 (Geli Gersang) Kota Singkawang Muhammad Deni Isnaeni, “selama ini embung Akad Wang Ho Pajintan Kelurahan Pajintan sama sekali belum berfungsi selain sebagai untuk objek wisata namun yang terpenting adalah untuk stok cadangan air baku pada saat kemarau dan bisa dijadikan untuk masterplan pengembangan PDAM singkawang kedepannya.

Mengingat PDAM Singkawang untuk stok cadangan air mengandalkan beberapa intake air perbukitan yang terkadang sumber debit airnya menurun jika musim kemarau.

Embung Pajintan Singkawang timur masih bisa diandalkan jika kemarau panjang.

Yang sangat kita kecewakan adalah proyek embung ini sangatlah Fantastis kucuran dana yang sudah dialokasikan melalui dana APBN dan APBD ?.”

“Kenapa selama ini tidak berpungsi atau tersentuh hukum …?”

“PR pemerintah untuk mempertanggungjawabkannya dan untuk APH untuk dapat mengungkap kasus embung ini,” tutup Deni.

*(Hendra E)