Corongkasus.com,YOGYAKARTA —Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB), AR Waluyo Wasis Nugroho atau yang akrab disapa Gus Wal, mengajak seluruh masyarakat Indonesia menjadikan momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sebagai refleksi bersama tentang pentingnya pengorbanan, toleransi, kepedulian sosial, dan persatuan antarumat beragama demi menjaga keutuhan bangsa.
Menurut Gus Wal, Iduladha bukan sekadar perayaan ritual keagamaan, melainkan juga pengingat tentang nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan.
“Iduladha mengajarkan keikhlasan berkorban demi kebaikan yang lebih besar. Spirit inilah yang harus dihidupkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Indonesia akan kuat jika seluruh elemen masyarakat mampu menjaga toleransi dan persatuan,” tegasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (28/5/2026).
Ia menilai, di tengah berbagai tantangan sosial dan politik serta maraknya provokasi yang berpotensi memecah belah masyarakat, seluruh pihak harus menahan diri dari sikap fanatisme sempit yang dapat merusak kerukunan nasional.
Menurutnya, perbedaan keyakinan tidak boleh dijadikan alasan untuk saling membenci ataupun menyebarkan narasi permusuhan.
“Bangsa ini dibangun di atas keberagaman. Karena itu, Iduladha harus menjadi pengingat bahwa pengorbanan terbesar hari ini adalah menahan ego kelompok, menghentikan provokasi kebencian yang mengatasnamakan agama, dan mengutamakan persaudaraan kebangsaan,” ujarnya.
PNIB juga mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai toleransi dan perdamaian, khususnya di era digital yang dipenuhi arus informasi tanpa filter.
Gus Wal mengingatkan bahwa media sosial kerap dimanfaatkan pihak tertentu untuk menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, hingga paham radikalisme dan terorisme yang berpotensi mengancam persatuan bangsa.
“Jangan mudah diadu domba oleh narasi yang memecah belah. Anak muda harus menjadi pelopor persatuan, menjaga semangat gotong royong, dan memperkuat rasa cinta tanah air,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Gus Wal berharap momentum Iduladha tahun ini dapat mempererat solidaritas sosial masyarakat Indonesia serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga Indonesia sebagai bangsa yang damai, toleran, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
“Iduladha bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tetapi juga menyembelih rasa kebencian, egoisme, dan permusuhan yang mengatasnamakan agama. Jika itu mampu dilakukan, maka Indonesia akan tetap kokoh sebagai rumah bersama yang damai bagi seluruh umat beragama,” pungkasnya.
Editor : DM MPGI





