Gerdayak Kalbar Gelar Rapat Persiapan Konperda, Angkat Tema Eksistensi Masyarakat Dayak di Era Globalisasi

CK.COM.Pontianak Kalbar Gerakan Pemuda Dayak (GERDAYAK) Provinsi Kalimantan Barat menggelar rapat persiapan Konferensi Daerah (Konperda) pada 19 Mei 2026 pukul 18.34 WIB. Forum lima tahunan ini akan menjadi ruang konsolidasi organisasi sekaligus perumusan arah gerakan pemuda Dayak dalam menghadapi tantangan zaman.

Ketua Umum GERDAYAK Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.I.P.,M.Si., menyatakan bahwa Konperda mendatang akan mengusung tema _“Eksistensi Masyarakat Dayak di Tengah Arus Globalisasi”_. Tema tersebut dipilih sebagai respons terhadap dinamika global yang membawa kemajuan teknologi sekaligus tantangan sosial dan budaya bagi masyarakat adat.

“Globalisasi membawa lompatan teknologi yang pesat. Namun di sisi lain, ia menjadi ujian berat jika masyarakat Dayak tidak dibekali kesiapan intelektual dan moral untuk menyaring arus informasi yang masuk,” ujar Krisantus dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, fokus utama GERDAYAK adalah menyiapkan generasi muda Dayak yang memiliki kompetensi, daya kritis, dan kapasitas sumber daya manusia yang mumpuni. Tujuannya agar pemuda Dayak mampu menyaring informasi, menjaga nilai-nilai kearifan lokal, serta tetap berpegang pada nilai-nilai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upaya ini juga diarahkan untuk membentengi generasi muda dari pengaruh paham radikal dan arus negatif lainnya.

Krisantus menegaskan komitmen GERDAYAK untuk menjadi pelopor dan teladan dalam kemandirian organisasi. Selama masa kepemimpinannya, seluruh kegiatan dijalankan secara mandiri tanpa bergantung pada bantuan pihak eksternal. Meski tidak memiliki kas tetap, organisasi tetap menjalankan program dan menyusun laporan pertanggungjawaban secara tertib.

“GERDAYAK adalah organisasi berskala nasional dengan struktur dari Dewan Pimpinan Pusat hingga kabupaten/kota. Di Kalimantan Barat, kepengurusan sudah terbentuk di seluruh wilayah kecuali Kabupaten Mempawah. Saya optimis, dalam waktu dekat struktur di Mempawah akan segera terbentuk,” jelasnya.

Konperda yang akan digelar di Hotel Haris ini akan mengundang seluruh Ketua Dewan Pimpinan Cabang kabupaten se-Kalbar, serta organisasi kemasyarakatan Dayak di provinsi. Sebagai bentuk penguatan semangat kebhinekaan, GERDAYAK juga akan mengundang organisasi lintas suku seperti Ikatan Keluarga Besar Madura, masyarakat Melayu, dan Bugis.

“Keberagaman adalah kekuatan Kalimantan Barat. Kehadiran lintas komunitas dalam Konperda ini adalah cerminan nyata dari keindahan pluralisme yang kita jaga bersama,” tambah Krisantus.

Ia menutup dengan harapan agar GERDAYAK terus berkembang menjadi organisasi yang besar dan kokoh, serta mampu melahirkan pemuda Dayak yang kompeten dan berdaya saing tinggi di era modern.

/Ulianus CK/