Dukung Arahan Prabowo, LOGIS 08: Satgas Akademisi Jadi Wadah Kolaborasi Percepat Pembangunan Nasional

Corongkasus.com,JAKARTA – Ketua Umum LOGIS 08, Anshar Ilo, menyambut positif arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong kalangan perguruan tinggi mengambil peran lebih besar dalam mempercepat pelaksanaan program-program strategis nasional melalui pembentukan satuan tugas (satgas) yang melibatkan guru besar, dosen, dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi.

Menurut Anshar, langkah tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia akademik, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi pembangunan yang berbasis riset, inovasi, dan kajian ilmiah.

“Pembentukan satgas ini merupakan wadah kolaborasi yang sangat strategis untuk menyukseskan program-program prioritas nasional. Perguruan tinggi memiliki sumber daya intelektual yang besar, sehingga sudah saatnya hasil riset dan inovasi benar-benar menjadi bagian dari proses perumusan maupun pelaksanaan kebijakan pembangunan,” ujar Anshar Ilo, Senin (29/6/2026).

Mantan Wakil Ketua Umum DPP KNPI itu menilai, keterlibatan aktif kalangan akademisi akan memperkuat kualitas perencanaan dan implementasi berbagai program pemerintah, mulai dari ketahanan pangan, hilirisasi industri, transformasi teknologi, hingga pembangunan sumber daya manusia.

“Kolaborasi pemerintah dengan perguruan tinggi akan melahirkan kebijakan yang lebih tepat sasaran karena didukung kajian ilmiah dan hasil penelitian. Ini juga menjadi ruang bagi akademisi untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” katanya.

Anshar berharap satgas yang akan dibentuk tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi mampu menjadi forum kerja yang produktif dalam menghasilkan rekomendasi kebijakan, terobosan inovatif, dan solusi yang dapat langsung diimplementasikan oleh pemerintah.

“Keberhasilan pembangunan nasional membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Kehadiran akademisi dalam satgas diharapkan dapat memperkuat kualitas kebijakan sekaligus mempercepat pencapaian target-target pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan tersebut saat membuka Sarasehan Kebangsaan dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 2.600 rektor, dekan, dosen, guru besar, dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Presiden menekankan pentingnya memperkuat kemitraan antara pemerintah dan kalangan akademisi guna mempercepat pelaksanaan program-program strategis nasional melalui pemanfaatan riset, inovasi, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Editor : DM MPGI