Kebakaran kapal di pelabuhan Senghi di Sungai Kapuas Kota Pontianak Kalimantan Barat warga Panik

Corongkasus.com,Pontianak,Kalbar ~Musibah kebakaran terjadi di Pelabuhan Senghi, Kota Pontianak, Rabu pagi (11/06/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. Sebuah kapal pengangkut yang biasa bersandar di dermaga tersebut dilalap sijago merah hingga menyebabkan kepanikan warga dan pekerja dipelabuhan.

Halidi, salah satu warga yang berada di lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa kapal terbakar saat sedang dalam keadaan sandar.

Kebakaran kapal di pelabuhan

Untuk mencegah kobaran api menjalar ke kapal lain terutama kapal pengangkut minyak kapal nahas tersebut segera ditarik ke tengah sungai oleh kapal lain.

“Tadi itu terbakar di dermaga. Karena takut merambat, apalagi di situ ada kapal minyak, jadi langsung ditarik ke tengah,” ujar Halidi

Menurut Halidi, warga sekitar sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil maksimal. “Kami bantu sebisanya, tapi karena api sudah sangat besar, sulit dikendalikan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, warga sekitar sempat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya sebelum tim pemadam kebakaran tiba di lokasi. Namun upaya tersebut terbatas karena kobaran api sudah cukup besar.

Langkah cepat ini diambil untuk mencegah api merembet ke kapal lain yang bersandar di pelabuhan.

Setelah terbawa arus hingga ke dermaga pelabuhan pedalaman Senghie, proses pemadaman pun dilakukan.

“Kapal besar, jadi kami cuma bisa bantu sebisanya sambil tunggu pemadam datang. Api sudah besar sekali,” jelasnya.

Saat pantauan di lokasi, kapal yang terbakar diduga sedang mengangkut sejumlah bahan pokok (sembako). Terlihat sisa-sisa muatan seperti telur dan barang kebutuhan lainnya yang ikut hangus terbakar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun total kerugian materiil akibat peristiwa ini.

Pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran.

Editor : Jono//Aktivis98
Tim Investigasi Awak Media Mata Elang Singbebas